Jakarta, 22 Mei 2026 – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas tahun 2026 dengan tema “Digitalisasi Layanan Polantas guna Mendukung Transformasi Polri Presisi Dalam Rangka Terwujudnya Asta Cita”. Acara ini digelar di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, pada Jumat (22/5).
Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, serta Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dan Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa Korlantas akan meneruskan arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengenai transformasi kelembagaan dan pelayanan publik. “Korlantas Polri tentunya akan selalu menjabarkan arahan pimpinan, baik itu transformasi organisasi, transformasi operasional, transformasi pelayanan publik, dan transformasi pengawasan,” ujarnya.
Agus juga menyampaikan bahwa Korlantas memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas sambil menjalankan tugas pokok melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Ia menambahkan, kolaborasi lima pilar terus dilakukan untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar.
Dalam Rakernis Fungsi Lalu Lintas tahun 2026, Agus memaparkan lima agenda besar operasi lalu lintas yang akan dilaksanakan bersama para pemangku kepentingan terkait. Agenda pertama adalah Operasi Keselamatan, yang melibatkan koordinasi dengan instansi seperti PT Jasa Marga dan PT Jasa Raharja demi kepentingan keselamatan di lapangan.
Agenda kedua adalah Operasi Ketupat yang telah berhasil dilaksanakan dengan baik. Selanjutnya, Korlantas mempersiapkan Operasi Patuh dengan pendekatan penegakan hukum yang lebih tegas. “Pada Operasi Patuh, kami akan menerapkan 70% penggunaan ETLE dan 30% tilang secara langsung,” kata Agus.
Operasi Zebra akan menjadi agenda berikutnya dengan pendekatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum yang konsisten. Terakhir, Operasi Nataru yang rutin dilakukan setiap akhir tahun juga menjadi fokus utama dalam rangka menjaga kelancaran dan keamanan lalu lintas.
Dengan langkah strategis ini, Korlantas Polri berharap dapat mendukung penuh transformasi Polri Presisi dan mewujudkan Asta Cita dalam pelayanan lalu lintas nasional.

