Trik Cerdas Menghadapi Body Shaming di Media Sosial

JariBijak – Body Shaming memberi dampak negatif bagi korbannya, baik secara psikis maupun psikologis.

Body Shaming adalah perbuatan menjelek-jelekkan seseorang, karena sosok dan penampilannya.

Seringnya, kejadian ini menimpa publik figur, seperti selebritis atau artis.

What does body shaming mean?
Body Shaming (Sumber: Wikipedia)
Simak, Ini Saran Psikolog untuk Mengatasi Body Shaming dari Keluarga - Halaman all - Tribunnews.com Mobile
Stop Body Shaming (Sumber: Tribunnews)

 

 

Tak hanya di kehidupan nyata, Body Shaming juga terjadi di media sosial

Berikut cara menghadapi Body Shaming di media sosial:

1) Blokir Orang dan Akun Toxic

Hindari mereka yang sering melakukan Body Shaming kepada kita. Pelakunya bisa saja, teman masa kecil, saudara, bahkan orang yang kita sukai.

2) Bela Orang Lain yang Jadi Korban

Hubungi orang yang melakukan Body Shaming, apabila perlu laporkan akun media sosial pelaku, dan jangan lupa beri dukungan lebih kepada korban.

3) Bersikap Positif

Ikuti akun-akun positif di media sosial, itu akan membuat kita jadi pribadi yang positif.

4) Beraksi

Ikuti tren yang sehat di media sosial, seperti unggahan dengan #nofilter dan sebagainya.

5) Mendapatkan Bantuan

Meminta bantuan saat kita menderita bukanlah hal yang memalukan temui dokter atau terapis untuk mendapatkan penanganan.

Baca Juga: Produktif Bermedia Digital, Berkarya Melalui Media Sosial

Sumber: Kompas | Editor: Hegi

Nataru 2025/2026: Ini Panduan Lengkap Jalur Penyeberangan Berdasarkan Golongan Kendaraan

Jaribijak.com - Dalam rangka menghadapi lonjakan mobilitas pada masa angkutan Natal 2025 dan Tahun...

Sosok Penggerak Transparansi, Kakorlantas Polri Menangi Sutami Awards

Jaribijak.com - Kementerian Pekerjaan Umum kembali menyelenggarakan Sutami Awards 2025, sebuah ajang penghargaan yang...

Dampak Nyata Operasi Zebra 2025 terhadap Penurunan Pelanggaran dan Peningkatan Kesadaran

Jaribijak.com - Pelaksanaan Operasi Zebra 2025 menunjukkan ritme yang stabil sejak hari pertama hingga...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here