Sinergi & Inovasi Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Demi Keselamatan dan Ketertiban Publik

Palu – Dalam mengukir jejak keselamatan dan ketertiban publik yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan hukum, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) konsisten melaksanakan inovasi dan sinergisitas bersama berbagai pihak. Sinergi ini termanifestasi dalam koordinasi lintas sektoral dan pengamanan yang terencana, khususnya menjelang hajatan besar demokrasi Pilkada serentak 2024.

“Dimana pada momentum ini masyarakat dapat secara langsung menentukan pemimpin daerahnya melalui proses pemilihan yang aman, jujur dan adil,” ungkap Kapolda Sulteng Irjen Pol. Agus Nugroho. Dalam sebuah rakor lintas sektoral yang diadakan di Palu, beliau menyoroti pentingnya pilkada sebagai sarana partisipasi masyarakat dan juga sebagai mekanisme demokrasi modern.

Dalam hal penegakan hukum dan pemberantasan kasus narkoba, Polda Sulteng juga mengambil peran sentral. Direktur Resnarkoba Polda Sulteng, Kombes Pol. Dasmin Ginting, menyoroti pentingnya kerja sama dalam menangani narkoba. “Rakor ini sebagai wadah silaturahmi untuk kembali menyusun kekuatan, sinergisitas untuk lebih solid dalam pemberantasan narkoba,” terang Kombes Pol. Dasmin Ginting. Dia juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah provinsi dan kota untuk mendukung penuh pemberantasan narkoba. Pertemuan tersebut juga menggalakkan evaluasi bersama dalam penanganan tindak pidana narkotika dalam kerangka persatuan penegakan hukum.

Inisiatif ‘Kampung Bebas Narkoba’ yang dicanangkan Polda Sulteng dikatakan belum sepenuhnya optimal, yang mana mengindikasikan pentingnya dukungan dari berbagai level pemerintahan. Ginting mengajak berbagai pihak untuk “meningkatkan sinergi, dan perlunya tindakan konkrit dari masing-masing aparat penegak hukum dan instansi terkait dalam memberantas narkoba.”

Operasi “Mantap Praja Tinombala 2024” menjadi salah satu wujud konkret dari dedikasi Polda Sulteng dalam menciptakan suasana aman dan kondusif selama penyelenggaraan Pilkada. Kapolda Sulteng juga menyebutkan bahwa terdapat 9.448 personel yang akan dilibatkan dalam operasi tersebut, termasuk 3.880 personel Polda Sulteng, dan 5.568 personel Polres/Polresta jajaran. Sang Kapolda menekankan perluasan sinergi dan soliditas dengan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat, dengan tujuan agar pilkada berjalan lancar dan stabilitas keamanan terjaga.

Dalam era reformasi keamanan dan penegakan hukum di Sulteng, kepemimpinan dan kinerja Polda Sulteng di bawah Kapolda Sulteng beserta Direktur Resnarkoba semakin menegaskan komitmennya dalam menghadapi tantangan, termasuk respon Polri terhadap terorisme dan penanganan pandemi Covid-19. Ini menunjukkan bahwa Polda Sulteng tidak hanya menjalankan tugas dan fungsi kepolisian tetapi juga melakukan inovasi dan membangun kolaborasi yang kuat dengan stakeholders untuk mewujudkan harapan publik akan keselamatan, ketertiban, dan keadilan.

Survei KedaiKOPI Ungkap Tingginya Kepuasan Masyarakat terhadap Polri di Masa Mudik Lebaran 2026

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap peran Polri selama periode mudik Lebaran 2026 menunjukkan hasil yang...

Fatalitas Turun 30 Persen, Kakorlantas: Operasi Ketupat 2026 Lebih Efektif

Jumlah kendaraan yang keluar Jakarta mencapai 270.513 unit pada puncak arus mudik dan arus...

Lagu Jalan Pulang Dapat Respons Positif, Sendrasena Sampaikan Terima Kasih

Resonansi hangat dari lagu “Jalan Pulang” terus terasa sejak dirilis sebagai bagian dari Operasi...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here