Jelang Kemala Run 2026, Korlantas Polri Cek Rute dan Rekayasa Lalu Lintas di Bali

Persiapan penyelenggaraan Kemala Run 2026 terus dimantapkan oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melalui berbagai agenda terpadu di Bali. Kepala Korlantas Polri, Irjen. Pol. Dr. Agus Nugroho, S.IK., S.H., M.H., turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh aspek teknis maupun nonteknis berjalan optimal. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjamin kegiatan berlangsung lancar, aman, dan tertib.

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan lokasi serta rute Kemala Run 2026 di kawasan Bali United Training Center (BUTC), Gianyar, pada Kamis (16/4/2026) pagi. Dalam pengecekan tersebut, perhatian utama difokuskan pada kesiapan jalur yang akan dilalui peserta serta pengaturan lalu lintas di sekitar area kegiatan. Peninjauan ini juga mencakup potensi titik rawan kemacetan yang perlu diantisipasi sejak awal.

Korlantas Polri menilai kesiapan rute sebagai elemen penting dalam mendukung kelancaran acara. Oleh karena itu, berbagai skenario rekayasa lalu lintas telah disiapkan, termasuk pengaturan penutupan jalan sementara dan pengalihan arus kendaraan. Langkah ini diambil guna mencegah terjadinya kepadatan lalu lintas yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat maupun jalannya acara.

Selain itu, simulasi pengaturan lalu lintas juga dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai kemungkinan di lapangan. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi manajemen lalu lintas berbasis perencanaan yang mengutamakan keselamatan seluruh pengguna jalan. Dengan simulasi tersebut, petugas diharapkan mampu merespons situasi secara cepat dan tepat.

Pada siang hari, Korlantas Polri melanjutkan agenda dengan menghadiri kegiatan adat di Pura Penataran Agung Besakih, Karangasem. Kehadiran ini menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Bali. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Agus bersama jajaran mengikuti doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan Kemala Run 2026.

Kegiatan adat tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat. Melalui penghormatan terhadap tradisi lokal, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih baik serta dukungan dari masyarakat setempat. Doa bersama tidak hanya ditujukan untuk kelancaran acara, tetapi juga sebagai harapan untuk peningkatan pelayanan kepolisian di masa mendatang.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan kegiatan “Polantas Menyapa” di kawasan Besakih. Dalam kegiatan tersebut, Irjen Agus bertemu dengan Perkumpulan Bengkel Mobil Bali (PBMB), yang selama ini aktif memberikan bantuan kepada pengguna jalan. Kehadiran komunitas ini dinilai penting, terutama dalam membantu pengendara yang mengalami kendala teknis di perjalanan.

Korlantas Polri memberikan apresiasi terhadap kontribusi PBMB yang menyediakan layanan bengkel sukarela. Inisiatif tersebut dinilai mampu mendukung kelancaran lalu lintas, khususnya saat mobilitas masyarakat meningkat. Melalui program Polantas Menyapa, Korlantas juga berupaya membangun komunikasi langsung dengan masyarakat serta memperkuat sinergi dengan komunitas lokal.

Pada malam hari, Korlantas Polri kembali melaksanakan agenda melalui wawancara daring terkait evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Agus menyoroti pentingnya pengelolaan lalu lintas yang terintegrasi dalam menghadapi peningkatan volume kendaraan, baik di jalan tol maupun jalur arteri.

Korlantas Polri juga memanfaatkan teknologi digital untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time. Koordinasi lintas sektor dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk operator jalan tol, menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan yang efektif. Pendekatan Adaptive Traffic Policing turut diterapkan untuk menentukan kebijakan rekayasa lalu lintas berdasarkan kondisi aktual di lapangan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Korlantas Polri menunjukkan komitmen kuat dalam mempersiapkan Kemala Run 2026 secara menyeluruh. Persiapan tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga memperhatikan pendekatan kolaboratif dan kultural. Dengan langkah yang komprehensif, diharapkan Kemala Run 2026 dapat berlangsung lancar serta memberikan pengalaman yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, komunitas, dan masyarakat dalam menciptakan sistem lalu lintas yang tertib, aman, dan berkelanjutan.

Polantas Menyapa di Bali, Kakorlantas Apresiasi Bengkel Sukarela PBMB

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho melaksanakan kegiatan bertajuk Polantas Menyapa...

Polantas dan Operasi Ketupat 2026: Menjaga Harapan di Setiap Perjalanan

Tidak semua pengabdian berakhir dengan tepuk tangan. Sebagian justru berakhir dalam diam, tanpa sempat...

Operasi Ketupat 2026 Sukses, Dedikasi Petugas Jadi Sorotan Utama

Dalam riuhnya arus mudik yang berjalan lancar selama Operasi Ketupat 2026, ada kisah tak...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here