Jangan Berlebihan! Ini Dampak dari Oversharing di Media Sosial

JariBijak – Mengunggah Aktivitas sehari-hari di Medsos sangatlah lumrah pada saat ini, namun untuk menjadi manusia yang bijak dalam menggunakan Media Sosial haruslah tepat dalam menggunakan nya agar tidak menjebak kedalam situasi yang tidak diinginkan.

Bahkan, juga ada yang mengunggah permasalahan atau drama kehidupannya di sosial media secara berlebihan. Perlu diingat, tidak semua hal harus diumbar atau dipublikasikan di media sosial. Karena permasalahan yang diumbar dan diketahui oleh banyak orang akan menimbulkan permasalahan yang besar yang dapat membahayakan diri kita sendiri.

Saat ini mengunggah konten berupa foto atau video yang berkaitan kegiatan atau aktivitas dilakukan sehari-hari di media sosial sangat umum dilakukan oleh banyak orang. Bahkan konten yang diunggah pun banyak dijadikan bentuk hiburan hingga konten yang sifatnya berprofil, seperti halnya yang dilakukan oleh para influencer.

Tapi, tidak hanya mengunggah konten terkait aktivitas sehari-hari saja, terkadang ada banyak orang yang mengunggah permasalahan pribadinya di media sosial secara.

Sebetulnya, apakah wajar mengunggah permasalahan pribadi yang bersifat Privasi secara berlebihan di media sosial?

Terlalu mengekspos privasi kita di media sosial bisa disebut juga dengan Oversharing. Bisa dikatakan Oversharing, ketika orang membagikan secara intens terkait hubungan tau permasalahan dalam pertemanan, keluarga, masalah pribadi atau melampiaskan nya di media sosial, mempermalukan orang lain dan sebagainya.

Apa sih alasan seseorang Oversharing di media Sosial?

Oversharing ada kaitannya terkait masalah psikologis individu Untuk memperoleh rasa kasih sayang, perhatian dan memperoleh dukungan sosial. Dengan melakukan Oversharing seseorang berharap akan ada yang memperhatikan dan mendukung dirinya atas permasalahan yang dihadapi.

Lalu apa sih Dampak dari Oversharing?

Tentunya sesuatu yang berlebihan itu tidak baik untuk diri kita dan membahayakan diri kita. Mengunggah sesuatu yang sangat privasi itu memberikan peluang untuk setiap orang yang akan melakukan tindak kejahatan siber kepada diri kita.

Hal ini bisa dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menyalahgunakan identitas kita. Selebihnya, banyak kasus perkara mengenai kejahatan di media sosial seperti Bullying, seksual Eksploitasi dan lain sebagainya yang menyebabkan tidak ada rasa aman untuk kita.

Jadi, mengunggah konten yang berkaitan dengan aktivitas sangat diperbolehkan namun kita harus tetap bijak dalam bertindak agar tidak merugikan diri kita sendiri di kemudian hari. Jangan sampai kita terlalu memberikan informasi yang bersifat privasi di media sosial terkait permasalahan internal yang kita hadapi.

Bijak dan dapat bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial adalah cara untuk menanggulangi kerugian yang akan kita hadapi di kemudian hari.

Baca Juga: Rendahnya Literasi Digital Dorong Terjadinya Ujaran Kebencian di Media Digital

Begini Cara agar Pemilu Damai 2024 Bisa Tercipta

Jaribijak - Jakarta - Di tahun 2024, Indonesia menyaksikan sebuah peristiwa besar dalam sejarah...

Begini Langkah Mudah dan Cepat Cara Cek IMEI Smartphone Anda!

  Jakarta - Informasi cara cek IMEI smartphone penting untuk diketahui setiap pengguna, baik untuk...

Catat! Daftar Tanggal Merah Februari 2024 yang Bisa Dipakai untuk Berlibur

JariBijak - Memasuki bulan Februari 2024, informasi terkait tanggal merah kini tengah banyak dicari.  Perlu...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here