Polri Gagalkan Penyelundupan 13.865 Ekstasi Jenis Baru dari Eropa, Begini Modusnya

JAKARTA-RADAR BOGOR, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan upaya penyelundupan ekstasi dari internasional. Ekstasi yang disita kali ini tergolong jenis baru. Sebab, memiliki bentuk per butirnya lebih besar dari ukuran normalnya.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Siregar mengatakan, dalam kasus ini penyidik menangkap 5 tersangka. Ekstasi yang disita, dikemas dalam paket berisi mainan.

“Berawal dari info upaya penyelundupan dengan modus operandi mengemas barang dari Eropa ke Indonesia. Modus operandinya menyelundupkan melalui jasa pengiriman dengan dikonversi barang legal,” kata Krisno, Jumat (4/6).

Dari informasi tersebut, Polri bersama Bea Cukai melakukan penyidikan melalui resi pengiriman mainan tersebut. Petunjuk kemudian mengarah ke 2 tersangka di Jakarta Pusat.

Dari tangan mereka, petugas menyita 1.000 butir ekstasi. “Ekstasi ini ada tanda mark Punisher seperti tengkorak,” imbuhnya.

Setelah dikembangkan, polisi menangkap 3 tersangka lainnya. Adapun satu orang yang diduga bandar besar masih berstatus buron. “Total barang bukti (yang disita) 13.865 pil ekstasi,” jelas Krisno.

Berdasarkan penyidikan awal, ekstasi ini diduga berasal dari Belgia dan Jerman. Saat ini pengembangan masih terus dilakukan terhadap kasus ini.

Sumber: JawaPos.Com
Editor: Alpin

Kakorlantas Polri Izinkan PJR Gunakan Sirene dan Rotator di Tol, Moratorium Tetap Berlaku

Di tengah arus balik libur panjang yang terpantau terkendali, izin penggunaan sirene dan lampu...

Polantas Menyapa dan Melayani, Kakorlantas Dorong Kemitraan Strategis dengan Ojol

Memperingati Hari Lahir Pancasila, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menekankan pentingnya penguatan kemitraan antara...

Korlantas Polri Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas dengan ETLE Drone Patrol Presisi di Jakarta

Jakarta – Korlantas Polri semakin memperkuat pengawasan dan penegakan hukum lalu lintas di Jakarta...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here