Penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 menjadi sorotan utama, setelah data resmi dari Korlantas Polri mencatat tren positif yang mencerminkan efektivitas Operasi Ketupat tahun ini. Dalam periode 13 hingga 29 Maret 2026, kasus kecelakaan nasional menurun antara 5,75 hingga 6,31 persen, total menjadi 3.517 insiden.
Survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan mudik tahun ini mencapai 79,8 persen. Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi, menyatakan bahwa mayoritas responden menilai pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2026 jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, khususnya dalam hal menekan jumlah kecelakaan.
Data Korlantas Polri juga menunjukkan penurunan signifikan pada angka fatalitas, yaitu antara 30,89 hingga 31,19 persen. Korban luka berat juga mengalami pengurangan sebesar 13,8 persen, memperlihatkan capaian positif dalam upaya keselamatan di jalan raya.
Strategi pendukung keberhasilan ini meliputi sejumlah rekayasa lalu lintas, seperti sistem one way dan contraflow, disertai pengawasan lapangan yang diperketat serta optimalisasi layanan transportasi umum yang digunakan oleh 147,55 juta pemudik. Kebijakan work from anywhere (WFA) turut membantu mengurangi kepadatan arus mudik.
Walaupun demikian, kecelakaan yang melibatkan sepeda motor masih mendominasi, terutama di jalur arteri, yang menjadi fokus evaluasi ke depan untuk meningkatkan keamanan perjalanan.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama seluruh pihak. “Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak, baik Polri, kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, hingga masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi aktif seluruh stakeholder,” ujarnya.
Agus Suryonugroho juga mengungkapkan penghargaan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas arahan dan keterlibatan langsungnya dalam pengamanan arus mudik dan balik. “Atas petunjuk dan arahan Bapak Kapolri, serta kehadiran langsung di lapangan, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan optimal dan memberikan hasil yang signifikan dalam menekan angka kecelakaan serta fatalitas korban,” jelasnya.
Laporan awal yang dirilis bersama oleh Korlantas Polri dan Jasa Raharja selama masa mudik Lebaran 2026 ini menjadi dasar pengelolaan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang berkelanjutan.

