Kapolri Terbitkan Telegram Pencegahan Kekerasan Berlebihan Anggota Polri, DPR: Sudah Tepat!

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi, mengapresiasi langkah cepat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Surat Telegram ST/2162/X/HUK.2.8./2021.

Andi Rio menilai langkah ini merupakan upaya mencegah aparat kepolisian untuk bertindak berlebihan kepada masyarakat dengan melakukan hal-hal kekerasan.

“Patut kita apresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, semoga di bawah komando beliau, Polri dapat terus berubah secara bertahap, semakin profesional dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya serta dicintai masyarakat,” kata Andi Rio kepada Tribunnews, Selasa (19/10/2021).

Legislator Partai Golkar itu berharap agar instruksi dari Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo dapat diimplementasikan secara nyata bagi seluruh jajaran institusi polri di bawah.

Menurutnya jangan sampai petunjuk dan arahan tersebut hanya sekedar dibaca dan dipelajari tanpa direalisasikan oleh para personel Polri.

“Mari jadikan kesalahan yang kemarin terjadi di Polsek Sei Tuan, Deli Serdang Polda Sumut dan Polres Kota Tangerang Polda Banten sebagai pembelajaran dan bahan evaluasi di tubuh Polri. Jadikan kritik masyarakat yang membangun sebagai semangat dan bukti bahwa institusi polri menjadi perhatian dan dicintai masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andi Rio mendorong Divisi Propam Polri dapat terus melalukan fungsi pengawasan dan pembinaan kepada anggota Polri secara berkala.

Baca juga: Influencer Kabur dari Karantina Covid-19, Sahroni: Jangan karena Uang Kecil, Satu Negara Jadi Korban

Hal itu guna mencegah terjadinya pelanggaran disiplin baik secara kode etik maupun pidana oleh anggota Polri di tengah masyarakat saat menjalankan tugasnya.

“Jangan ada lagi anggota polri  di tengah masyarakat yang bersikap arogan dan memberikan contoh yang tidak baik, anggota polri harus memberi suri tauladan kepada masyarakat, bukan sebaliknya,” tandasnya.

Sumber: TRIBUNNEWS.COM

Kakorlantas Apresiasi Peran Media dan Stakeholder dalam Keberhasilan Operasi Ketupat 2026

Hotel Padma di Semarang menjadi titik kumpul penting pada Kamis, 23 April 2026, saat...

Menhub Dudy Minta Korlantas Lahirkan Inovasi Baru Usai Sukses Operasi Ketupat 2026

Rabu (23/4/2026) di Semarang, Jawa Tengah, rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Ketupat 2026...

Anev Operasi Ketupat 2026, Wamenkum Eddy Dorong Pendekatan Restorative Justice untuk Kasus Kecelakaan

Pada Kamis (23/4/2026) di Hotel Padma, Semarang, Wakil Menteri Hukum dan HAM Prof Edward...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here