Jaribijak.com – Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan digemparkan oleh tuduhan mengejutkan yang melibatkan dua nama besar, Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron.
Kisah ini mencuat melalui saluran YouTube kontroversial Garosero Research Institute, di mana bibi mendiang Kim Sae Ron membuat klaim mengejutkan tentang hubungan pribadi dan profesional keduanya.
Bagaimana kisah ini menarik perhatian dan apa dampaknya pada citra Kim Soo Hyun serta agensinya, GOLD MEDALIST?
Awal Kisah: Hubungan Rahasia dan Peran GOLD MEDALIST
Menurut bibi Kim Sae Ron, hubungan aktris muda ini dengan Kim Soo Hyun dimulai pada 2015, ketika Kim Sae Ron masih berusia 15 tahun, sementara Kim Soo Hyun berusia 27 tahun. Hubungan tersebut dikatakan berlangsung selama enam tahun hingga 2021. Pada 2019, saat Kim Soo Hyun mendirikan GOLD MEDALIST, Kim Sae Ron bergabung setelah meninggalkan agensinya sebelumnya, YG Entertainment.
Bibi tersebut mengklaim bahwa Kim Sae Ron memberikan kontribusi besar bagi GOLD MEDALIST dengan memberikan pelatihan kepada bakat baru, bahkan tanpa bayaran. Namun, hubungan keduanya dikabarkan mulai retak pada 2022 setelah insiden mengemudi dalam keadaan mabuk (DUI) yang menimpa Kim Sae Ron.
Setelah insiden DUI, GOLD MEDALIST dikatakan membantu Kim Sae Ron dengan membayar denda sebesar ₩700 juta KRW (sekitar $483.000 USD). Awalnya, Kim Sae Ron merasa bersyukur dan berniat membayar kembali. Namun, pada 2024, kontraknya dengan GOLD MEDALIST berakhir, dan ia menerima permintaan untuk mengembalikan uang tersebut.
Bibi Kim Sae Ron menuduh bahwa ketika keponakannya mencoba menghubungi Kim Soo Hyun untuk meminta bantuan, aktor tersebut tidak merespons. Bahkan, Kim Soo Hyun dituding membocorkan informasi pribadi Kim Sae Ron kepada media.
Bantahan Gold Medalist
Merasa dikhianati, Kim Sae Ron sempat memposting foto dirinya bersama aktor utama pemeran drama Queen of Tears itudi Instagram. Hal itu dilakukan dengan harapan dapatmenarik perhatian Kim Soo Hyun.
Namun, yang terjadi justru sebaliknya. GOLD MEDALIST merilis pernyataan resmi yang membantah semua tuduhan dan menyebut klaim tersebut sebagai fitnah.
Agensi ini menegaskan bahwa tuduhan tersebut adalah kebohongan belaka, termasuk klaim tentang hubungan asmara dan dugaan penyalahgunaan kekuasaan setelah insiden DUI.
GOLD MEDALIST juga mengancam akan mengambil tindakan hukum terhadap Garosero Research Institute atas penyebaran informasi palsu. Berikut pernyataan resminya:
“Halo, ini adalah GOLDMEDALIST.
Kami ingin memberikan pernyataan resmi terkait klaim baru-baru ini yang dibuat oleh saluran YouTube HoverLab Inc. mengenai aktor kami, Kim Soo Hyun.
Klaim yang dibuat oleh HoverLab Inc. dalam siaran YouTube mereka tentang Kim Soo Hyun jelas tidak berdasar dan sepenuhnya salah.
Dalam siaran tersebut, HoverLab Inc. menuduh bahwa perusahaan kami dan Kim Soo Hyun berkolusi dengan YouTuber Lee Jin Ho untuk melecehkan mendiang aktris Kim Sae Ron.
Mereka juga mengklaim bahwa Kim Soo Hyun dan mendiang Kim Sae Ron menjalin hubungan romantis sejak Kim Sae Ron berusia 15 tahun, bahwa perusahaan kami tidak menangani insiden DUI (mengemudi dalam keadaan mabuk) Kim Sae Ron dengan baik, serta bahwa seorang manajer dari perusahaan kami memiliki hubungan dekat dengan YouTuber Lee Jin Ho.
Klaim-klaim jahat yang ditujukan kepada perusahaan kami dan aktor Kim Soo Hyun ini sepenuhnya salah dan tidak dapat ditoleransi dalam keadaan apa pun.
Kami saat ini sedang mempertimbangkan tindakan hukum paling tegas terhadap HoverLab Inc. karena menyebarkan informasi palsu ini.
Perusahaan kami sangat berduka atas kepergian mendiang Kim Sae Ron, yang pernah menjadi bagian dari agensi kami, dan kami turut merasakan kehilangan tersebut. Namun, penyebaran informasi palsu seperti yang dilakukan HoverLab Inc. mencerminkan perilaku “perusak dunia maya” yang pernah menyebabkan begitu banyak penderitaan bagi mendiang aktris selama hidupnya.
Tindakan mereka, yang sepenuhnya didorong oleh kepentingan pribadi, tidak hanya merusak reputasi perusahaan kami tetapi juga mencemarkan nama baik almarhumah. Oleh karena itu, kami akan menanggapi masalah ini dengan keseriusan penuh.
Kami dengan tegas meminta agar kebohongan tanpa dasar ini tidak lagi disebarluaskan, diperbesar, atau direproduksi dalam bentuk apa pun.
Terima kasih,” pungkas mereka.
Kontroversi ini memicu perdebatan di kalangan Gen Z, yang dikenal kritis terhadap isu keadilan dan tanggung jawab sosial.
Banyak yang mempertanyakan apakah tuduhan tersebut mencerminkan pola buruk dalam industri hiburan, termasuk tekanan yang dihadapi selebriti muda.
Namun, ada juga suara yang mendukung Kim Soo Hyun dan GOLD MEDALIST, menyerukan pentingnya memverifikasi fakta sebelum menyebarkan informasi.
Kasus ini menjadi pengingat akan kompleksitas hubungan pribadi dan profesional dalam dunia hiburan, terutama ketika melibatkan aktor besar seperti Kim Soo Hyun dan mantan artis seperti Kim Sae Ron.
Sementara penyelidikan dan proses hukum berlangsung, Gen Z diajak untuk lebih bijak dalam mencerna informasi di era digital.
Sebagai penggemar, apa yang bisa kita pelajari dari kasus ini? Mari berdiskusi dengan penuh empati tanpa menyebarkan kebencian atau prasangka. Bagaimanapun, kebenaran hanya akan terungkap melalui proses yang adil dan transparan.