Jumlah kendaraan yang keluar Jakarta mencapai 270.513 unit pada puncak arus mudik dan arus balik yang tercatat mencapai 256.388 kendaraan selama Operasi Ketupat 2026 dapat tetap terkendali berkat penerapan skema lalu lintas seperti contraflow dan one way secara nasional.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menjelaskan bahwa keberhasilan operasi ini tidak lepas dari penerapan predictive traffic policing dalam pengelolaan arus kendaraan selama periode mudik dan balik Lebaran.
“Korlantas Polri bersama para pemangku kepentingan mengambil keputusan terkait contraflow dan one way berdasarkan data traffic counting dan berbagai parameter yang ada di jalan tol maupun non-tol,” ungkap Kakorlantas pada Kamis, 9 April 2026.
Pengamanan selama Operasi Ketupat dilaksanakan dengan fokus pada lima klaster utama, yakni jalur nasional dan alternatif, jalan tol, penyeberangan, tempat ibadah, serta objek wisata. Sinergi lintas sektor juga disebut oleh Agus sebagai kunci menjaga kelancaran arus lalu lintas serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif sepanjang Lebaran.
“Keberhasilan operasi Ketupat merupakan hasil kolaborasi semua pihak yang dipimpin langsung oleh Bapak Kapolri yang hadir di lapangan untuk mengelola lalu lintas serta aspek keamanan dan keselamatan berlalu lintas,” tambahnya.
Selain kepuasan publik yang mencapai 88,8 persen berdasarkan survei KedaiKOPI, capaian positif lain juga terlihat pada penurunan angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas sebesar 30 persen. Angka kecelakaan pun menurun sebesar 5,31 persen selama pelaksanaan operasi tersebut.
“Penurunan fatalitas korban meninggal dunia sampai 30 persen menunjukkan hasil kerja sama dan kepemimpinan Bapak Kapolri yang selalu hadir di lapangan, termasuk penurunan kecelakaan sebesar 5,31 persen,” jelas Irjen Pol Agus.
Kakorlantas mengharapkan Operasi Ketupat ke depan tetap menjadi operasi kemanusiaan yang menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan balik saat Lebaran.
“Kami berharap Operasi Ketupat benar-benar berperan sebagai operasi kemanusiaan di mana Polri hadir untuk menjamin keamanan secara sosial dan spiritual serta memastikan perjalanan aman dan selamat sampai tujuan, baik arus mudik maupun arus balik,” tutupnya.

